Pendakian Gunung Lemongan 1.676 mdpl via Klakah

loading...
loading...
Pendakian Gunung Lemongan via Klakah. Bukan orang Jepang saja yang memiliki Gunung Fuji (Fujiyama). Sebutan Gunung Fuji yang terkenal dengan bentuk kerucutnya itu dikenal sebagai nama lain dari Gunung Lemongan. Selain Gunung Argopuro yang penuh misteri di deretan Pegunungan Iyang, ada Gunung Lemongan yang ternyata penuh cerita sejarah. Selain dikelilingi tiga danau yang menawan, Gunung Fuji'nya Jawa Timur ini menyajikan pesona alam luar biasa yang pasti menarik minat para petualang.
Pendakian Gunung Lemongan via Klakah
Gunung Lemongan
Gunung Lemongan terletak di Desa Papringan, Klakah, Lumajang, Jawa Timur. Berada di dua kabupaten yaitu Probolinggo dan Lumajang, dengan koordinat (7,9755°LS 113,3465°BT). Untuk menuju ke Gunung Lemongan, setelah sampai di Lumajang cari pasar Klakah dan ikuti arah ke Danau Ranu Klakah. Ketika mendekati danau, sudah ada petunjuk arah yang jelas ke Gunung Lemongan atau Gunung Fuji. Tapi tak ada salahnya menikmati secuil keindahan Ranu Klakah yang pasti membuat malas beranjak. Hm... Focus to hiking.

Setelah melewati jalanan di tengah hutan terpencil dan perkebunan penduduk, akan tidak di rumah terakhir dan lebih dikenal dengan Pesangrahan Mbah Citro. Pondok ini sudah terkenal di sekitar desa, atau mungkin di Lumajang, bahkan bagi para pelaku spiritual. Jadi, kendaraan bisa dititipkan di pondok ini, sekalian mengenal berbagai cerita sejarah dari keluarga Mbah Citro (alm) yang dikenal dengan juru kunci Gunung Lemongan. 

Pesanggrahan - Pos 1

Dari Pesanggrahan, jalur pendakian Gunung Lemongan dimulai dengan melewati sisi belakang pondok dan menyusuri perkebunan penduduk dengan jalan setapak yang tidak lebar. Tak jauh dari pondok akan melewati makam Mbah Citro dan istrinya, sebelum melanjutkan pendakian dengan trek yang sama. Arah jalur pendakian Gunung Lemongan sudah sangat jelas dengan adanya petunjuk arah sederhana. 
Ketika menemukan pertigaan pertama, jalan bisa lurus ataupun ke kiri. Jika lurus, akan melewati pondok pendaki yang merupakan bangunan paling akhir dalam pendakian. Jika ke kiri, jalur cukup rumit dan banyak percabangan meski sudah ada petunjuk arah. Tapi ujung dari kedua jalur tersebut akan kembali bertemu hingga di tengah padang perbukitan.
Pendakian Gunung Lemongan via Klakah
Padang Perbukitan
Setelah keluar perkebunan, jalur akan terbuka dan menampilkan perbukitan dengan ilalangnya yang tinggi, sekaligus menampakkan gagahnya Gunung Lemongan yang benar-benar mirip Gunung Fuji yang menjulang tinggi. Hm.... terasa berada di puncak bayangan Gunung Penanggungan.

Trek pendakian Gunung Lemongan berlanjut dengan menyusuri padang perbukitan dengan trek jalan sepadan yang sedikti berbatu. Sebelum kembali memasuki hutan, akan melewati Watu Telek atau Watu Keset - area yang benuh bebatuan hitam yang tersebar. Kemudian trek akan memasuki hutan and let's hiking this Fujiyama !.

Trek menanjak akan langsung menyambut ketika memasuki area hutan Gunung Lemongan. Dengan vegetasi yang teduh dan kadang terbuka, dengan trek menanjak konstan lumayan mengurangi tenaga, terlebih jika siang hari. Dengan vegetasi pepohonan yang tidak terlalu besar, sebaiknya gunakan tempat teduh untuk benar-benar istirahat.

Pos 1 - Watu Gede berupa area lapang di tempat terbuka dengan sebuah batu besar sebagai tanda. Di area ini bisa mendirikan 5-7 tenda ukuran 2/3. Ada beberapa area yang benar-benar datar dan ada juga yang cukup miring dan berbatu namun masih dalam batas wajar. Tidak ada sumber air di Watu Gede, bahkan di sepanjang jalur pendakian Gunung Lemongan.
Pendakian Gunung Lemongan via Klakah
Pos 1 - Watu Gede

Pos 1 - Pos 2

Pendakian yang sebenarnya dimulai dari Watu Gede. Gunung Lemongan yang gagah menjulang selalu tampak menantang dan bersiaplah mendaki di lereng dengan kemiringan 45 derajat. Trek awal masih akan menjadi jalan pembuka dengan tanjakan yang masih wajar. Trek yang awalnya berupa bebatuan kecil dengan tanah padat akan berubah menjadi bebatuan bercampur pasir dengan trek yang lebih menanjak.
Pos 2 - Gerbang merupakan sebuah persimpangan jalur. Kecilnya area datar bisa dimanfaatkan untuk istirahat setelah menyusuri trek pendakian Gunung Lemongan dari Watu Gede yang tiada datarnya. Kedua persimpangan jalur ini bisa dilalui dan akan bertemu tak jauh di atas dengan trek yang tidak jauh beda.
Pendakian Gunung Lemongan via Klakah
Pos 2 - Gerbang

Pos 2 - Pos 3

Tanjakan Putus asa akan menyambut selepas Pos 2, so keep your spirit here!. Jalur pendakian Gunung Lemongan masih sama, menanjak di trek tanah padat berbatu. Disini akan melewati jalur berpasir, berbatu  yang cukup panjang, terjal dan tinggi, anggap saja sedang menuju puncak Gunung Semeru. Jangan putus asa di tanjakan putus asa!. Trek cukup terbuka karena dikelilingi pepohonan hutan yang belum terlalu tinggi. Menjelang Pos 4, vegetasi kembali rapat.
Pendakian Gunung Lemongan via Klakah
Trek Jalur Pendakian
Pos 4 - Sumber Tetes, berupa area datar sempit di tengah rimbunnya hutan dengan bonus yang paling berharga bagi pendaki, air. Sumber tetes di jalur pendakian Gunung Lemongan ini sering juga disebut Pos Guci, karena ada sebuah guci di bawah batu berlumut yang memang disediakan untuk menampung air dari akar pohon di atasnya. Jika beruntung atau jika darurat, kumpulan air tersebut bisa diminum.

Pos 4 - Puncak 

Meski tidak banyak ditumbuhi pepohonan besar, vegetasi di Gunung Lemongan tergolong rapat. Setelah Pos Guci, vegetasi akan kembali rapat, namun tetap ada area terbuka yang menyuguhkan pemandangan hamparan hijan yang dihiasi Ranu Klakah dan Ranu Pakis yang lebar hingga Gunung Semeru yang letusannya tiap 20 menit sayup-sayup terdengar jelas. Trek terus menanjak dengan kemiringan curam yang sangat menguras tenaga.
Pendakian Gunung Lemongan via Klakah
Horizon...
Setelah melewati vegetasi rapat di jalan setapak yang sempit, sebuah batu besar - Watu Kembar, menandakan bahwa puncak tidak lama lagi. Setelah melewati batu yang hampir mirip dengan Watu Gede, tampak kawah kering Gunung Lemongan yang sudah lama beristirahat dan bibir kawah inilah puncak Gunung Lemongan.

Dari puncak Gunung Lemongan tampak Gunung Semeru, Ranu Klakah, Ranu Pakis, Ranu Bedali, Gunung Argopuro dan juga kawah Gunung Lemongan yang lebar menghijau dan cukup dalam menyerupai kawah Gunung Bromo. Area puncak yang merupakan bibir kawah ini bisa memuat sekitar 4 tenda isi 2/3 dan 3 tenda isi 3/4. Banyak spot menarik yang bisa dinikmati di puncak Gunung Lemongan yang membuat siapapun enggan turun terlalu cepat.
Pendakian Gunung Lemongan via Klakah
Area Puncak Gunung Lemongan
Pendakian Gunung Lemongan via Klakah
Sisi Lain Bibir Kawah (Jalur ke Puncak Sejati)
Puncak sejati Gunung Lemongan ada tepat di seberang kawah. Dengan menyusuri jalur pendakian di sebelah kiri dari puncak Gunung Lemongan. Dari Puncak Sejati bisa lanjut turun menyusuri lembah plasma kemudian ke Puncak Candi. Setelah Puncak Candi, menyusuri jembatan gondo mayit hingga sampai ke Puncak Tarub.
Pendakian Gunung Lemongan via Klakah
Kawah Gunung Lemongan di Depan Puncak Sejati

Tips Pendakian Gunung Lemongan via Klakah :
  1. Usahakan tidak berkendara menuju ke Pesanggrahan Mbah Citro saat pagi atau siang, karena merupakan daerah rawan saat hari gelap.
  2. Hormati peraturan dan mitos yang ada sebelum memulai pendakian. 
  3. Siapkan perbekalan yang baik khususnya air, karena tidak ada sumber air melimpah di jalur pendakian. Air di Pos Guci tergantung keberuntungan.
  4. Bawalah pelindung kepala seperti topi atau payung. Melewati ilalang perbukitan sangat panas jika mendaki di siang hari.
  5. Jangan sungkan bertanya kepada penduduk sekitar jika bingung menentukan arah. Jalur pendakian Gunung Lemongan di area perkebunan penduduk cukup membingungkan.
  6. Berhati-hatilah di area padang perbukitan hingga Watu Telek karena banyak jalur yang berlubang.
  7. Tempat camp ada di Watu Gede dan puncak. Camp yang ideal ada di Watu Gede. Jika tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan lebih baik camp di Watu Gede karena sepanjang jalur mulai Watu Gede sampai puncak, tidak ada lokasi datar yang ideal untuk membangun tenda.
  8. Berhati-hatilah jika camp di puncak yang merupakan area terbuka. Waspadai angin dan bahaya petir di musim hujan.
  9. Dari puncak Gunung Lemongan ke Puncak Tarub membutuhkan waktu sekitar 1 hari dan bisa melanjutkan camp di lembah plasma. 
  10. Berhati-hatilan saat berada di trek berpasir yang bercampur kerikil agar tidak terpeleset.
Pendakian Gunung Lemongan via Klakah
Cheers... The Blues Team


Itinerary Pendakian Gunung Lemongan via Klakah :
Pesanggrahan - Pos 1 : 1 jam
Pos 1 - Pos 2 : 1 jam
Pos 2 - Pos 3 : 50 menit
Pos 3 - Pos 4 : 1 jam
Pos 4 - Puncak : 1 jam
Puncak Lemongan - Puncak Sejati : 30 menit

loading...

Share :

Facebook Twitter Google+

0 Response to "Pendakian Gunung Lemongan 1.676 mdpl via Klakah"

Post a Comment