Pendakian Gunung Pangrango 3.019 mdpl via Cibodas

Pendakian Gunung Pangrango via Cibodas. Mendengar nama Gunung Pangrango tidak lepas dari sosok Soe Hok Gie, seorang pecinta alam yang abu nya abadi di Puncak Gunung Pangrango. Gunung dengan tinggi 3.019 ini merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Barat setelah Gunung Ciremai. Gunung yang bersebelahan dengan Gunung Gede ini memiliki puncak yang keindahannya selalu diburu oleh para pecinta alam, yaitu Lembah Mandalawangi.
Gunung Pangrango
Gunung Pangrango berada di pertemuan tiga kabupaten yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia. Gunung Pangrango masuk dalam kawasan Taman Nasional Gede Pangrango.

Ada 3 jalur pendakian Gunung Pangrango yang bisa dilalui yaitu :
  1. Jalur pendakian via Cibodas
  2. Jalur pendakian via Gunung Putri
  3. Jalur pendakian via Salabintana
Ramainya pendaki yang menyebabkan padatnya jalur pendakian, maka Taman Nasional Gede Pangrango memberlakukan sistem boking online dengan batas 600 pendaki perhari dengan mematuhi persyaratan yang berlaku.

Jalur pendakian Gunung Pangrango via Cibodas bisa diakses dengan kendaraan umum Jakarta-Bandung hingga ke Cibodas dan disambung dengan angkutan umum ke Kebun Raya Cibodas. Atau dari stasiun Bandung bisa langsung naik angkutan umum ke basecamp.

Basecamp - Rawa Gayonggong

Di Pos Mabes Jagawana, pendaki wajib lapor dan menunjukkan simaksi yang sudah di print out beserta persyaratan lain seperti surat dokter dan fotokopi KTP. Daftar bawaan para pendaki juga akan didata beserta kelengkapan pendakian. Perlu diperhatikan bahwa pendaki wajib menggunakan sepatu dan untuk hari Sabtu/Minggu, kantor buka sampai jam 14.00 jadi jika ingin mulai pendakian sebaiknya sebelum jam 14.00 supaya pengurusan ijin pendakian Gunung Pangrango tidak semakin rumit.
Gerbang Masuk Taman Nasional
Pos Mabes Jagawana
Awal pendakian berupa tangga berbatu di antara hutan tropis. Jalur awal ini juga jalur wisata Air Terjun Cibeureum. Di sepanjang perjalanan akan melewati Telaga Biru hingga sampai di Rawa Gayonggong.

Rawa Gayonggong - Pos Panyancangan

Trek pendakian Gunung Pangrango yang masih menanjak santai akan mengantar hingga ke Rawa Gayonggong dengan ketinggian 1.634 mdpl. Jalan Rawa Gayonggong sudah berupa jembatan kayu dari beton. Jembatan ini cukup santai karena satu-satunya trek yang paling nyaman selain trek berbatu. 
Rawa Gayonggong

Setelah melewati jembatan kayu, jalur kembali berbatu santai. Pos Panyancangan berada di pertigaan menuju Air Terjun Cibeureum dan jalur pendakian Gunung Gede Pangrango. Pos dengan ketinggian 1.659 mdpl ini terdapat bangunan yang cocok untuk istirahat karena area nya cukup luas.   


Pos Panyancangan - Pos Rawa Denok

Selepas Pos Payancangan, trek masih berupa jalan bebatuan rapi yang lebih menanjak hingga sampai di Pos Rawa Denok 1. Pos Rawa Denok 1 Gunung Pangrango dengan tinggi 1.812 mdpl, terdapat bangunan pos yang kecil untuk istirahat sejenak. Melanjutkan perjalanan dengan medan yang sama akan sampai di pos Rawa Denok 2 (1.815 mdpl) yang hanya berupa batu-batu untuk duduk beristirahat.

Pos Rawa Denok - Pos Batu Kukus

Jarak antara Pos Rawa Denok dan Batu Kukus Gunung Pangrango tidak terpaut jauh dengan trek yang datar. Di awal akan menemui Pos Batu Kukus 1 yang berada di ketinggian 1.875 mdpl, Pos Batu Kukus 2 berada di 2.012 mdpl dan Pos Batu Kukus 3 di ketinggian 2.062 mdpl. Jarak antar Pos Batu Kukus tidak terpaut jauh dengan kondisi yang sama, yaitu berupa batu sebagai tempat duduk untuk istirahat sejenak. 

Pos Batu Kukus - Air Panas

Selepas Pos Batu Kukus jalur tidak terlalu menanjak seperti sebelumnya dan cenderung datar. Sebelum melewati air panas, akan sampai di sebuah tempat yang cukup lapang dengan batu-batu yang disusun untuk duduk. Pos Air panas berada di ketinggian 2.171 mdpl. Jalur selanjutnya adalah melewati  aliran air panas. 
Jalur Air Panas
Diwajibkan berhati-hati ketika melewati aliran air panas ini karena batuan sungai cukup licin meski ada pagar pembatas dan tali yang dibentangkan. Jika naik malam hari cukup berbahaya karena uap airi bisa menutupi pandangan mata. 

Air Panas - Pos Pemandangan

Selepas melewati aliran air panas akan sampai di Pos Pemandangan dengan ketinggian 2.165 mdpl. Pos ini berada dekat dengan aliran air sungai dangkal. Air sungai ini dingin dan bisa dikonsumsi. Ada sebuah bangunan kecil di dekat sungai dan juga batu-batu sebagai tempat duduk seperti pos-pos sebelumnya. 

Pos Pemandangan - Pos Kandang Batu

Pos Kandang Batu dengan tinggi 2.200 mdpl, tidak terlalu jauh dengan trek yang cukup landai. Di Pos Kandang batu yang cukup luas ini bisa dijadikan tempat camp.
Pos Kandang Batu

Kandang Batu - Kandang Badak

Melanjutkan ke Pos Kandang Badak akan melewati Air Terjun Pancaweluh. Trek menuju Kandang Badak cukup terjal dan menanjak. Pos Kandang Badak berada di ketinggian 2.414 mdpl. Area'nya cukup luas dan biasanya dijadikan tempat camp terakhir bagi pendaki Gunung Gede Pangrango karena Pos Kandang Badak adalah perpotongan jalur menuju ke Gunung Gede dan Gunung pangrango. 
Pos Kandang Badak
Tanah di Kandang Badak tidak semuanya landai namun ada sumber mata air di tempat ini. Lokasi sumber air bersebelahan dengan bangunan pos yang sudah tidak terawat.

Kandang Badak - Puncak Pangrango

Bisa dibilang trek dari Kandang Badak ke Puncak Pangrango adalah pendakian Gunung Pangrango yang sebenarnya. Jalur sangat menanjak, medan berupa trek tanah padat dengan hutan rimbun dan tidak ada sumber air di sepanjang jalur. Kadang jalur yang curam membuat pendaki sesekali harus memanjat untuk sampai ke Puncak Pangrango.

Trek akan kembali landai dan melewati hutan lumut ketika mendekati Puncak Gunung Pangrango. Puncak Pangrango dengan ketinggian 3.019 mdpl berupa sebuah area datar yang terdapat tugu dan sebuah bangunan kayu yang sudah rusak. Dari Puncak Pangrango bisa nampak Gunung Gede yang menyembulkan asap kawahnya.
Cheers... Puncak Pangrango

Puncak Pangrango - Lembah Mandalawangi

Untuk menuju Lembah Mandalawangi, dari Puncak Pangrango mengikuti trek ke arah kiri. Jalurnya sedikit menurun dan akan membawa hingga ke Mandalawangi. Bunga edelweis akan menyambut pendaki yang sudah mendekati Lembah Mandalawangi, sebuah tempat yang fenomenal di Gunung Pangrango. 
Kumpulan Edelweis Mandalawangi

Lembah Mandalawangi Gunung Pangrango memiliki ketinggian 2.994 mdpl. Berupa sebuah area luas yang ditumbuhi edelweis. Kadang beberapa pendaki camp di area ini yang mempunyai pemandangan indah dan (mungkin) merasakan jejak Soe Hok Gie yang abu'nya abadi di Lembah Mandalawangi.

Itinerary Pendakian Gunung Pangrango via Cibodas : 
Basecamp - Rawa Gayonggong : 1 jam 
Rawa Gayonggong - Pos Panyancangan : 10 menit
Pos Panyancangan - Pos Rawa Denok 1 : 40 menit
Rawa Denok 1 - Rawa Denok 2 : 45 menit
Rawa Denok 2 - Pos Batu Kukus 1 : 1 jam 10 menit
Pos Batu Kukus 1 - Pos Batu Kukus 2 : 30 menit
Pos Batu Kukus 2 - Pos Batu Kukus 3 : 15 menit
Pos Batu Kukus 3 - Air Panas : 25 menit
Air Panas - Pos Pemandangan : 5 menit
Pos Pemandangan - Pos Kandang Batu : 30 menit
Pos Kandang Batu - Pos Kandang Badak : 1 jam
Pos Kandang Badak - Puncak Pangrango : 2 jam
Puncak Pangrango - Lembah Mandalawangi : 10 menit  

Share :

Facebook Twitter Google+

0 Response to "Pendakian Gunung Pangrango 3.019 mdpl via Cibodas"

Post a Comment