6 Gunung di Jawa Timur yang Cocok Untuk Pendaki dengan Jadwal Padat

Loading...
Gunung untuk Pendaki dengan Jadwal Padat Di Jawa Timur. Kegiatan mendaki gunung kini sangat diminati masyarakat mulai dari usia muda hingga tua, dengan bermacam-macam profesi. Libur panjang tentu membuat beberapa orang khususnya pecinta alam dan pendaki gunung selalu rindu untuk kembali menikmati alam pegunungan. Namun, waktu banyak tak selalu ada untuk mengobati rasa rindu dengan dinginnya kabut dan lautan awan.

Namun tenang, alam pegunungan yang indah tetap bisa dinikmati siapapun yang mempunyai jadwal padat dan hanya menyisakan hari Minggu untuk berlibur. Berikut adalah daftar gunung di Jawa Timur yang bisa dinikmati di akhir pekan, dengan trek yang yang santai, ringan, mempunyai pemandangan indah dan bisa dinikmati dalam waktu semalam. 

1. Gunung Bromo

Gunung Bromo berada di wilayah 4 Kabupaten yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Malang. Perjalanan dari Surabaya/Malang ke Puncak Pananjakan kurang lebih 3 jam perjalanan.
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Objek wisata utama andalan Jawa Timur ini mudah diakses, sehingga tiap akhir pekan atau hari libur, wisatawan domestik dan mancanegara ramai di Puncak Pananjakan untuk menanti matahari terbit yang sangat indah. Di lokasi yang sangat fenomenal ini wisatawan akan melihat perpaduan lautan pasir, kabut, Gunung Batok dan Gunung Semeru.
Setelah menikmati keindahan sunrise, bisa dilanjutkan dengan menyusuri lautan pasir untuk menuju ke puncak kawah Gunung Bromo. Menyusuri lautan "pasir berbisik" bisa dengan menyewa jeep, menaiki kuda, ojek atau motor pribadi. Sampai di puncak, akan nampak Gunung Bromo yang selalu mengepulkan asap.

2. Kawah Ijen

Kawah Ijen berada di perbatasan Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi, Jawa Timur. Akses ke lokasi bisa melalui kedua Kabupaten tersebut dengan petunjuk arah cukup jelas. Perjalanan dari Surabaya hingga ke Pos Paltuding Kawah Ijen sekitar 8 - 9 jam perjalanan.
Kawah Ijen
Kawah Ijen sangat terkenal di kalangan wisatawan mancanegara maupun domestik karena adanya fenomena unik yaitu api biru (blue fire). Api biru ada 2 di dunia yaitu di Islandia dan di Kawah Ijen, Indonesia.
Untuk melihat api biru adalah dini hari hingga sebelum fajar antara jam 2 - 4 pagi. Waktu pendakian hingga ke puncak kawah kurang lebih 1,5 jam. Setelah melihat api biru, ketika fajar menjelang akan nampak air kawah belerang berwarna hijau tosca yang sangat indah dipandang mata.
B29 masih bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Puncak B29 adalah Bukit berketinggian 2.900 mdpl di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang dan terkenal dengan sebutan 'Negeri di atas awan'. Untuk menuju ke lokasi dari Surabaya membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam dengan jalan menanjak yang cukup terjal.
View Puncak B29
Menghabiskan waktu dengan camp ceria di Puncak B29 cukup menarik, meski hawa dingin akan menusuk tulang. Menikmati sunrise dari Puncak B29 sungguh berbeda. Lautan awan akan mengelilingi puncak dengan latar belakang Gunung Semeru, benar-benar pemandangan yang mengagumkan.

4. Gunung Kelud

Gunung Kelud terletak di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri dan terletak di perbatasan Wilayah Kediri-Malang dan Blitar.
Baca Juga : 
Sebelum erupsi pada tahun 2007 yang menimbulkan adanya "Anak Gunung Kelud", Gunung Kelud adalah salah satu wisata pegunungan favorit setelah Kawah Ijen dan Gunung Bromo. Danau Kawah yang berwarna hijau tosca tampak menawan dikelilingi tebing di sekitarnya. Selain kawah, adanya wisata air panas juga menambah daya tarik Gunung Kelud.
Gunung Kelud
Danau kawah yang menjadi anak Gunung Kelud juga masih menjadi wisata yang sangat menarik sebelum akhirnya meletus pada Februari 2014 lalu.
Kondisi jalan menuju ke Puncak Kelud cukup bagus dengan pemandangan alam pegunungan. Selain harus berjalan kaki dengan trek menanjak, wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawasan kawah. Namun kini pendakian Gunung Kelud sudah aman dilakukan. Keindahan Gunung Kelud yang menyerupai gurun pasir ini tetap bisa dinikmati untuk sekedar refreshing maupun camp ceria.

5. Gunung Panderman

Gunung Panderman dengan tinggi 2.045 mdpl terletak di Dusun Toyomerto, Kelurahan Songgokerto, Desa Pesanggrahan, Batu Malang. 
Gunung Panderman
Gunung Panderman sangat cocok untuk pendaki dengan jadwal padat. Pendakian hingga ke puncak hanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam. Jalur yang ringan dengan adanya sumber mata air di pos 1, menjadikan gunung ini cocok untuk pendaki pemula.

Jika mendaki Gunung Panderman pada malam hari, akan disuguhi pemandangan gemerlap lampu kota Batu yang cukup menarik untuk dipandang apalagi sambil meneguk segelas kopi. Selain itu sesampainya di puncak, Gunung Arjuno dan Gunung Semeru akan menyapa di balik kabut.

6. Gunung Penanggungan

Gunung Penanggungan terletak di antara Kabupaten Pasuruan dan Mojokerto. Gunung ini juga disebut Pawitra yang berarti kabut. Gunung Penanggungan merupakan gunung favorit bagi pendaki khususnya di area Surabaya, Malang dan Probolinggo. 
Gunung Penanggungan
Dengan ketinggian 1.653 dan tanpa adanya sumber air, Gunung Penanggungan cukup menantang untuk didaki. Meski pendakian hingga ke puncak hanya membutuhkan waktu sekitar 3 jam, pendakian ke puncak'nya akan sedikit membuat ngesot.

Jalur yang sering dilalui adalah jalur pendakian via Tamiajeng karena lebih singkat. Sedangkan jalur pendakian via Jolotundo membutuhkan waktu sekitar 6 jam dimana di setiap perjalanan akan menemukan berbagai situs sejarah yang sangat menarik.

Suguhan pemandangan yang ditawarkan sangat menarik yaitu pemandangan perkotaan yang cukup jelas serta gagahnya pegunungan Arjuno-Welirang yang tau jauh dari Gunung Penanggungan
Gunung Penanggungan selalu ramai pada akhir pekan, itu dikarenakan Gunung ini adalah Gunung yang tergolong ringan yang terdekat dari Kota Surabaya.

Itulah 6 Gunung di Jawa Timur dengan waktu pendakian singkat dan santai yang menyimpan pemandangan menarik, untuk sekedar refreshing dan pendakian ringan di akhir pekan bagi para pendaki yang tidak mempunyai banyak waktu untuk menikmati alam pegunungan. Dengan begini, orang sibuk pun tetap bisa ngetrip. Selamat Mendaki !
Loading...

Share :

Facebook Twitter Google+

3 Responses to "6 Gunung di Jawa Timur yang Cocok Untuk Pendaki dengan Jadwal Padat"

  1. Yang paling enak dan nggak jauh dari kota malang, Gnng apa om?

    ReplyDelete
  2. coba masukin list ke PENANGGUNGAN gan.. itung2 mengurangi rindu summit semeru..

    ReplyDelete