Keindahan di Balik Mitos Air Terjun Coban Rondo

Air Terjun Coban Rondo Malang. Air Terjun Coban Rondo merupakan salah satu wisata air terjun di Malang yang paling populer di kalangan masyarakat. Coban rondo adalah bagian ketiga dari beberapa air terjun yang bertingkat-tingkat. Diatasnya ada air terjun Coban Dudo sementara diatasnya lagi ada Coban Manten. Selain keindahan dan kesejukannya, ada sebuah mitos yang membuat air terjun Coban Rondo semakin populer yaitu tentang sejarah dan kisah tragis dibalik nama "Coban Rondo" ini.
air terjun coban rondo
Air Terjun Coban Rondo
Air terjun Coban Rondo berada di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dari Kota Malang selepas keluar dari gerbang Kota Batu menuju ke arah barat ke Kota Kediri dan bisa ditempuh kurang lebih 2 jam. Banyaknya angkutan umum yang menuju kesana membuat lokasi wisata ini snagat mudah dijangkau ditambah kondisi jalan yang sangat baik.

Setiba di lokasi parkir, wisatawan akan berjalan menuju ke arah air terjun di jalan yang dibangun di sebelah sungai yang merupakan sungai air terjun Coban Rondo itu sendiri. Sekitar 10 menit maka akan sampai di air terjun utama dengan air yang sangat deras. Air terjun Coban Rondo memiliki ketinggian 84 meter dan berada pada ketinggian 1.135 mdpl. Lokasi wisata ini sudah cukup modern, dengan adanya gasebo dan taman yang sudah dibangun. Kadang terlihat beberapa kera abu-abu yang turun di taman sekitar lokasi.
air terjun coban rondo
Jalan Menuju Air Terjun
kera abu-abu
Kera Abu-abu di Sekitar Lokasi
Selain objek wisata utamanya, ada tempat rekreasi berisi permainan menarik serta hiburan pelengkap yang pasti akan menyenangkan ketika berkunjung di kawasan air terjun Coban Rondo .

Mitos yang bermunculan dari sebuah legenda dari air terjun Coban Rondo ini yaitu pasangan yang singgah disini tidak akan langgeng seperti perpisahan sepasang pengantin yang menjadi legenda di Coban Rondo ini. 

Konon dikisahkan wanita cantik bernama Dewi Anjarwati yang menjadi janda karena suaminya yang bernama Raden Baron Kusuma  tewas dalam pertarungan melawan Joko Lelono yang tertarik pada kecantikan Dewi Anjarwati. Akhirnya Dewi Anjarwati disembunyikan di sebuah gua dan sejak saat itu, coban ini terkenal dengan nama Coban Rondo (janda). Namun mitos itu tidak mempengaruhi pengunjung untuk enggan datang ke air terjun ini karena keindahan dan kesejukan alamnya mempu mengalahkan mitos tersebut.
air terjun coban rondo
Tangga Mendekati Air Terjun
Di sekitar air terjun Coban Rondo banyak sekali warung yang menjajakan makanan dengan harga yang terjangkau. Selain itu tersedia sarana beribadah bagi umat muslim, panggung terbuka, area camping ground dan toilet, jadi tidak perlu kawatir untuk berbasah-basahan di sekitar air terjun. Selan itu banyak juga penginapan di sekitar tempat wisata air terjun Coban Rondo, jadi tidak perlu kawatir mengenai akomodasi selama berwisata disini.

Share :

Facebook Twitter Google+

1 Response to "Keindahan di Balik Mitos Air Terjun Coban Rondo"

  1. Salah satu destinasi wisata malang yang wajib di kunjungi ya air terjun coban rondo, tempatnya indah, sejuk dan masih sangat alami

    ReplyDelete

Welcome....!!!